Iqbal Musyaffa
08 September 2020•Update: 11 September 2020
JAKARTA
Pemerintah memberikan dukungan kepada usaha kecil dan menengah (UKM) yang berorientasi ekspor untuk bisa menjadi penggerak dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman menjelaskan dukungan diberikan melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) bersama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang difokuskan untuk UKM berorientasi ekspor.
Dia menambahkan, program PKE ini telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 372/KMK.08/2020 tentang Penugasan Khusus Kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Dalam Rangka Mendukung Sektor Usaha Kecil dan Menengah Berorientasi Ekspor.
“Program PKE disediakan dalam bentuk fasilitas pembiayaan dengan persyaratan dan suku bunga yang ringan,” jelas Luky dalam diskusi virtual, Selasa.
Menurut Luky, pemerintah berharap dengan adanya fasilitas pembiayaan ini dapat meningkatkan daya saing UKM serta mendorong pertumbuhan industri dalam negeri melalui peningkatan ekspor Indonesia.
Dia menambahkan bahwa dampak Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh pelaku usaha tak terkecuali pelaku UKM, sehingga pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan daya saing para pelaku UKM dengan cara memberikan dukungan fasilitas pembiayaan ekspor bagi yang memiliki potensi ekspor, namun terkendala masalah akses kepada fasilitas perbankan.
Luky mengatakan dengan dukungan fasilitas ini, diharapkan pelaku UKM bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan yang terjangkau sehingga dapat meningkatkan daya saing, mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, serta mendorong peningkatan kontribusi UKM dalam ekspor Indonesia.
Luky menjelaskan bahwa program PKE untuk UKM ini merupakan kelanjutan dari program PKE yang telah berjalan untuk mendukung proyek atau transaksi yang secara komersial sulit dilaksanakan, namun dianggap perlu oleh pemerintah.
Beberapa program PKE yang telah berhasil dilaksanakan di antaranya adalah PKE gerbong penumpang kereta api, PKE ketahanan usaha, PKE pesawat udara, PKE komoditas ke kawasan Afrika, dan PKE pengembangan sektor pariwisata.