Nani Afrida
27 Februari 2019•Update: 28 Februari 2019
JAKARTA
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mulai menepati satu persatu janji politiknya.
Salah satu janji dari Perdana Menteri adalah menggratiskan tarif tol.
Kantor berita Malaysia Bernama, melaporkan pemerintah Malaysia telah memulai pembicaraan dengan Gamuda Bhd, salah satu perusahaan konstruksi Malaysia yang mengelola sejumlah jalan tol.
Ada empat ruas tol besutan Gamuda Bhd, yang akan digratiskan yaitu Damansara Puchong; Shah Alam; SPRINT yang menghubungkan Kerinchi Link dengan Damansara Link dan Penchala Link; Serta terowongan SMART
Kantor Perdana Menteri menyatakan sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi kepemilikan Gamuda Bhd di proyek tersebut.
Berdasarkan pernyataan tertulis dari kantor Perdana Menteri, setelah proses akuisisi rampung, pemerintah akan menggratiskan jalan tol secara bertahap.
Jalan tol akan gratis pada pukul 11.00 malam hingga jam 05.00 pagi waktu setempat.
Sedangkan di jam padat, yakni selama sekitar enam jam dalam sehari, masyarakat dikenakan tarif yang dinamai sebagai “biaya kemacetan”.
Besarnya setara dengan tarif tol saat ini..
Selanjutnya, penerimaan “biaya kemacetan” itu akan dikembalikan sebagai layanan kepada masyarakat.