İqbal Musyaffa
01 Oktober 2019•Update: 02 Oktober 2019
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan jumlah kunjungan turis mancanegara ke Indonesia pada periode Januari-Agustus mencapai 10.867.452 kunjungan, atau tumbuh 2,67 persen dari kunjungan pada periode yang sama tahun lalu.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara diharapkan bisa semakin meningkat di sisa tahun ini sehingga bisa mencapai target kunjungan wisatawan yang dicanangkan yakni sebanyak 18 juta kunjungan.
Bila melihat data BPS, pada periode September hingga Desember tahun lalu kunjungan turis mancanegara mencapai 5.225.585 kunjungan.
Apabila di sisa tahun ini jumlah kunjungan turis memiliki angka yang sama seperti 4 bulan terakhir tahun tersebut, maka target kunjungan turis mancanegara belum dapat terealisasi.
“Ada PR untuk mencapai jumlah wisatawan mancanegara yang ditentukan untuk bisa menghasilkan devisa pariwisata yang lebih baik,” ungkap Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Berdasarkan data BPS, jumlah turis wisatawan mancanegara yang berkunjung untuk periode Januari-Agustus didominasi oleh turis asal ASEAN dengan jumlah 4,22 juta atau tumbuh 18,04 persen dari periode sama tahun lalu yang berjumlah 3,57 juta kunjungan.
Kemudian, asal turis mancanegara terbanyak selanjutnya berasal dari Asia dengan jumlah 3,59 juta kunjungan. Namun, jumlah ini turun 9,52 persen dari periode sama tahun lalu yang berjumlah 3,96 juta kunjungan.
Selanjutnya, turis asal Eropa menjadi yang terbanyak ketiga dengan jumlah 1,35 juta atau berkurang 1,03 persen dari periode sama tahun lalu yang berjumlah 1,37 juta.
Turis asal Oceania pada Januari-Agustus tahun ini yang datang berjumlah 1,02 juta atau turun 1,13 persen dari tahun lalu yang berjumlah 1,03 juta.
Selain itu, terjadi peningkatan kunjungan turis asal kawasan Amerika sebesar 11,58 persen dari 381,5 ribu pada Januari-Agustus tahun lalu menjadi 425,7 ribu pada tahun ini.
Kunjungan turis asal Afrika pada Januari-Agustus tahun ini tumbuh 7,99 persen dari 54,4 ribu pada tahun lalu menjadi 58,8 ribu.
Sementara kunjungan turis asal Timur Tengah turun 3,64 persen dari 198,9 ribu pada Januari-Agustus tahun lalu menjadi 191,7 ribu kunjungan.