Muhammad Nazarudin Latief
18 Mei 2018•Update: 18 Mei 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg menyelenggarakan Forum Bisnis Indonesia Indonesia-Afrika Selatan di Kota Cape Town untuk mengembalikan kinerja perdagangan yang sempat menurun.
Kepala ITPC Johannesburg Pontas Parsaoran Tobing mengatakan pemerintah Indonesia di Afrika Selatan siap membantu pelaku usaha kedua negara untuk bekerja sama mengembangkan jejaring bisnis dan investasi yang saling menguntungkan.
"Ini merupakan promosi pertama yang menggunakan konsep one on one business meeting, sehingga dapat saling berbagi informasi secara lebih efektif dan intensif," ujar Pontas dalam siaran perannya, Jumat.
Neraca perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan menurun sebesar 44 persen dari USD437 juta pada 2016 menjadi USD213 juta pada tahun 2017.
Hal ini dipacu penurunan ekspor ke negara itu sebesar 3,2 persen dari USD728 juta pada 2016 menjadi USD 704 juta pada periode 2017.
Di sisi lain, nilai impor dari Afrika Selatan pada periode 2016-2017 meningkat sebesar 69 persen, dari USD291 juta pada 2016 menjadi USD 492 juta pada 2017.
Menurut Pontas, forum bisnis kali ini merupakan salah satu kegiatan efektif dan tepat sasaran karena berlangsung secara one on one.
Konsul Jenderal Indonesia di Cape Town Khrisna Adi Poetranto mengatakan dia mengundang pembeli potensial dari Afrika Selatan untuk menghadiri pameran dagang terbesar di Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia ke-33.
Pameran ini akan berlangsung pada 24-28 Oktober 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.
Kinerja perdagangan Indonesia-Afrika Selatan periode 2016-2017 menunjukkan tren peningkatan. Total perdagangan kedua negara pada periode tersebut meningkat sebesar 20 persen dari USD1 miliar pada 2016 menjadi USD1,2 miliar pada 2017. Sayangnya kinerja ini didominasi impor dari Afrika Selatan.