Maria Elisa Hospita
04 September 2018•Update: 04 September 2018
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Delapan orang tewas akibat ledakan di Denel Munition Company, di Cape Town, pada Senin.
Theo Layne, juru bicara Dinas Kebakaran dan Evakuasi Cape Town mengungkapkan kepada televisi lokal eNCA bahwa penyebab ledakan di pabrik Rheinmetall Denel Munition belum diketahui.
Perusahaan itu adalah produsen peralatan militer terbesar di Afrika Selatan. Empat orang dilaporkan mengalami luka serius.
Perusahaan saudaranya, Denel SOC Ltd, perusahaan senjata negara Afrika Selatan, telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.
Menurut situsnya, Denel SOC memiliki 51 persen perusahaan dan Jerman GmbH 49 persen.