Pizaro Gozali İdrus
29 Mei 2019•Update: 31 Mei 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Singapura berhasil menggeser Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan ekonomi paling kompetitif di dunia. berdasarkan laporan IMD World Competitiveness Rangking yang berbasis di Swiss, lansir Channel News Asia, pada Rabu.
"Naiknya Singapura di posisi puncak ditopang oleh kondisi infrastruktur teknologi yang maju, ketersediaan SDM ahli, aturan imigrasi yang fleksibel, dan kemudahan dalam memulai bisnis," kata Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris.
Dari empat kategori utama yang dinilai, Singapura berhasil masuk lima besar untuk tiga penilaian, yakni kinerja ekonomi (5), efisiensi pemerintah (3) dan efisiensi bisnis (5).
Untuk kategori infrastruktur, Singapura berada di peringkat keenam.
Hong Kong, satu-satunya ekonomi Asia di 10 besar, berada di posisi kedua karena pajak yang bersahabat, kondisi kebijakan bisnis yang baik, dan akses ke keuangan bisnis yang mudah.
Amerika Serikat, yang merupakan pemimpin tahun lalu, harus rela terlempar ke posisi ketiga.
Laporan yang telah dirilis setiap tahun sejak 1989 itu menyebutkan kepercayaan terhadap kebijakan pajak Presiden AS Donald Trump telah memudar.
AS juga sedang dilanda kenaikan harga bahan bakar, ekspor teknologi tinggi yang melemah, serta fluktuasi nilai dolar AS.
Venezuela tetap berada di posisi buncit karena inflasi tinggi hingga ekonomi yang lemah.