İqbal Musyaffa
29 Mei 2019•Update: 30 Mei 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Menjelang hari raya Idul Fitri terjadi lonjakan permintaan pengiriman paket dari berbagai perusahaan jasa logistik.
PT Lion Parcel sebagai salah satu perusahaan logistik mencatatkan peningkatan resi pengiriman barang hingga 4 kali lipat.
Chief Commercial Officer PT Lion Parcel Victor Ary Subekti mengatakan bila pada bulan di luar Ramadan dapat melayani resi pengiriman hingga 2 juta kilogram, saat bulan Ramadan pengiriman barang meningkat menjadi 8 juta kilogram.
“Kenaikan pengiriman barang ini dipicu oleh relaksasi regulasi muatan udara oleh Kementerian Perhubungan dan juga sudah turunnya THR sehingga e-commerce menggeliat,” jelas Victor di Jakarta, Rabu.
Victor menambahkan, peningkatan pengiriman paket terbesar terjadi di Jakarta hingga 60 persen, sementara peningkatan di kota lainnya hanya 5 hingga 6 persen saja.
Dia menambahkan Lion Parcel juga berencana memberikan insentif kepada para pelaku UKM (segmen ritel) berupa promo khusus untuk pengiriman barang kecil, seperti barang seberat 1-2 kilogram agar ongkos kirimnya tidak mahal.
Insentif tersebut bisa dilakukan dengan memanfaatkan slot pengiriman siang atau sore yang masih banyak kosong untuk pengiriman barang fashion, aksesoris, maupun barang elektronik.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Lion Parcel Farian Kirana mengatakan akan fokus pada servis pengiriman barang melalui jalur darat, selain lewat jalur udara, agar lebih ekonomis sehingga dapat menekan harga ongkos kirim.
“Kita melihat layanan lebih penting daripada harga,” tegas dia.
Farian juga mengatakan kelebihan lain yang menjadi andalannya adalah resi pengiriman barang bisa langsung diterima oleh penerima barang melalui sms serta bisa langsung berkomunikasi dengan customer service melalui whatsapp.
Selain itu, dia menargetkan pengiriman barang ke kota-kota besar termasuk di Maluku dan Papua dapat dikirim hanya dalam waktu satu hari melalui layanan next day.
“Semua kota besar di Indonesia yang ada airportnya kita targetkan bisa terkirim hanya dalam satu hari saja,” jelas dia.
Sementara untuk pengiriman ke kota/kabupaten membutuhkan waktu 2 hari dan pengiriman hingga ke desa membutuhkan waktu 4 hingga 7 hari.
“Kami ingin terus perbaiki kecepatan dan perbaikan layanan. Bulan depan kami punya program promo untuk UMKM seperti online shop jadi mereka tidak lagi terlalu mahal dalam biaya pengiriman,” tambah Farian.