01 Maret 2018•Update: 01 Maret 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Alat dapur asal Palembang, Sumatra Selatan dipamerkan dalam pameran bergengsi Ambiente Talents di Frankfurt, Jerman, minggu lalu.
Alat berupa ba'ke (wadah serbaguna untuk bumbu serbuk), huntung (wadah bawang dan bumbu), dan lepe' (tatakan piring dan gelas) itu didesain oleh Freddy Chrisswantra, desainer muda dari Bandung.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Arlinda mengatakan, peralatan dapur karya Freddy pertama kali dipamerkan di Trade Expo Indonesia (TEI) 2017.
Produk-produk tersebut berhasil menarik minat pembeli mancanegara.
“Produk Indonesia dapat diterima secara global, sejajar dengan produk-produk kreatif mancanegara lainnya,” ujar dia melalui keterangan resminya yang diterima Anadolu Agency, Rabu.
Freddy menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia yang lolos seleksi bersama 11 desainer dari seluruh dunia untuk kategori lofts.
Untuk membuat lepe', Freddy menggunakan tumbuhan paku-pakuan yaitu resam (Dicranopteris linearis) yang dikeringkan.
Sebelumnya, pada 2017, desainer Mufti Alem dan UKM Raja Serayu dari Cilacap didaulat tampil di ajang yang sama untuk kategori ethical style. Dia mendesain keranjang cucian berbahan dasar bambu dan limbah batik.
Menurut Arlinda, Ambiente Talents merupakan program pameran Ambiente Messe Frankfurt 2018 untuk mengapresiasi karya desainer muda.
Ini adalah pameran pameran internasional yang paling bergengsi dalam mengangkat kebaruan desain produk di area home decoration, peralatan dapur, produk-produk gaya hidup, cendera mata, perhiasan, aksesori fesyen, dan perabot rumah tangga.
“Pameran ini jadi barometer desain dunia, terutama tren produk-produk yang memiliki tingkat kreasi dan inovasi yang tinggi,” kata Arlinda.