Dunia

Zelenskyy: Ukraina tidak akan membiarkan wilayah kedaulatannya diserahkan ke Rusia

“Jika kita mulai berbicara tentang Krimea, tentang wilayah kedaulatan kita dan lain-lain, kita memasuki format yang diinginkan Rusia, yaitu memperpanjang perang,”

Alperen Aktas  | 23.04.2025 - Update : 25.04.2025
Zelenskyy: Ukraina tidak akan membiarkan wilayah kedaulatannya diserahkan ke Rusia Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. ( Foto file - Anadolu Agency )

ISTANBUL

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Selasa (22/04) bahwa setiap negosiasi yang melibatkan kemungkinan penyerahan wilayah yang dikuasai Rusia di negaranya hanya akan memperpanjang perang Ukraina.

“Jika kita mulai berbicara tentang Krimea, tentang wilayah kedaulatan kita dan lain-lain, kita memasuki format yang diinginkan Rusia, yaitu memperpanjang perang,” kata Zelenskyy dalam sebuah pengarahan di Kyiv dalam menanggapi pertanyaan tentang laporan ketentuan tersebut dalam perjanjian damai AS, menurut kantor berita Interfax-Ukraina.

Zelenskyy berpendapat bahwa untuk menghindari terulangnya hasil perjanjian Minsk, mereka harus melihat penyelesaian konflik dengan mengatasinya sebagai "masalah besar" yang perlu diselesaikan sebagian.

“Jika kita tidak ingin memainkan Minsk 3, 4, 5 ini dan meniru format Normandia, tetapi dengan jumlah korban yang berbeda...maka kita harus melihat perang ini sebagai kue dan membagi masalah besar ini menjadi beberapa bagian jika kita benar-benar ingin menyelesaikan sesuatu,” katanya.

Perjanjian Minsk adalah serangkaian perjanjian yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata antara pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia di Ukraina tenggara. Perjanjian tersebut ditandatangani di ibu kota Belarusia, Minsk, pada tahun 2014 dan 2015.

Namun, implementasinya terhenti, dengan kedua belah pihak saling menuduh melakukan pelanggaran.

Zelenskyy mengatakan bahwa memperpanjang perang hanya menguntungkan Rusia, menegaskan kembali seruan Kyiv untuk memberikan tekanan lebih lanjut pada Moskow.

Sebelumnya, The Washington Post melaporkan bahwa AS telah mengusulkan untuk secara resmi mengakui aneksasi Rusia atas Krimea sebagai bagian dari perjanjian perdamaian yang lebih luas untuk mengakhiri perang Ukraina. Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.