Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Agustus 2019•Update: 12 Agustus 2019
Ayşe Sümeyra Aydoğdu
ADEN, Yaman
Kementerian Luar Negeri Yaman pada Sabtu menuduh Uni Emirat Arab (UEA) mendukung kudeta di ibu kota sementara Aden.
"#Pemerintah #Yaman menyatakan @STCSouthArabia dan Uni Emirat Arab bertanggung jawab penuh atas kudeta yang dilakukan terhadap negara di #Aden," kata kementerian itu di Twitter.
"Ini bertentangan dengan tujuan utama yang serukan oleh Koalisi #Arab," tambahnya.
Kementerian juga mendesak UEA untuk segera menghentikan dukungan materi dan militer kepada kelompok pemberontak yang menentang pemerintah.
Sebelumnya pada hari yang sama, pasukan Dewan Transisi Selatan yang didukung UEA merebut istana presiden dan gedung-gedung pemerintahan strategis di Aden menyusul bentrokan empat hari di kota tersebut.
Yaman telah dilanda kekerasan sejak 2014 ketika kelompok Syiah Houthi menguasai sebagian besar negara itu.
Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara yang bertujuan untuk menggulingkan kekuasaan Houthi.