Maria Elisa Hospita
09 Juni 2020•Update: 09 Juni 2020
Peter Kenny
JENEWA
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia meminta para demonstran antirasisme di seluruh dunia untuk mengikuti protokol kesehatan, termasuk menjaga jarak, menutup mulut saat batuk atau bersin, mencuci tangan, dan memakai masker.
Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan bahwa WHO "sepenuhnya mendukung" kesetaraan dan gerakan global melawan rasisme.
"Kami menolak segala bentuk diskriminasi dan kami meminta semua demonstran untuk berunjuk rasa dengan aman," kata dia lagi.
Aksi protes berlangsung selama akhir pekan lalu di kota-kota besar di seluruh dunia, termasuk Athena, Berlin, Cape Town, London, Paris, Brussel, Rotterdam, Sydney, untuk mendukung gerakan Black Lives Matter (BLM).
Mereka memprotes pembunuhan George Floyd, seorang pria kulit hitam yang tewas akibat kekerasan seorang polisi kulit putih di Minnesota, Amerika Serikat.
WHO mengungkapkan sejauh ini ada tujuh juta kasus Covid-19 dan 400.000 kematian yang telah dilaporkan ke WHO.
"Meskipun situasi di Eropa membaik, tetapi secara global situasinya memburuk," terang Tedros.
Menurut dia, lebih dari 100.000 kasus telah dilaporkan dalam 10 hari terakhir.
Pada Minggu, lebih dari 136.000 kasus dilaporkan di seluruh dunia, lonjakan paling banyak dalam seharii. Hampir 75 persen kasus berasal dari 10 negara, sebagian besar di Amerika dan Asia Selatan.
Tedros juga mengatakan bahwa WHO telah mengirim lebih dari 129 juta alat pelindung diri ke 126 negara.