WFP butuh USD270 juta untuk cegah kelaparan di Sudan Selatan
WFP tetap kekurangan USD270 juta dari anggaran USD697 juta yang diperlukan secepatnya untuk menolong 1 juta orang yang terkena dampak banjir baru-baru ini, sebelum musim kemarau menjelang
Cuba
Benjamin Takpiny
JUBA, Sudan Selatan
Badan pangan dunia PBB, World Food Program (WFP), pada Kamis mengatakan bahwa lembaganya membutuhkan setidaknya USD270 juta untuk mencegah kelaparan yang makin parah di Sudan Selatan.
Menurut data WFP, ada 5,5 juta orang di kawasan tersebut yang menghadapi risiko kelaparan pada 2020.
"Saya di sini hari ini karena keprihatinan saya yang mendalam mengenai situasi keamanan pangan yang bertambah parah sebagai akibat banjir," kata Direktur Eksekutif WFP David Beasley kepada wartawan pada konferensi pers di ibu kota Sudan Selatan, Juba.
"Banjir ditambah dengan kekeringan, perang dan krisis ekonomi adalah badai sempurna yang sedang berlangsung [di Sudan Selatan]," tambah dia.
Beasley mengatakan WFP tetap kekurangan USD270 juta dari anggaran USD697 juta yang diperlukan secepatnya untuk menolong 1 juta orang yang terkena dampak banjir baru-baru ini, sebelum musim kemarau menjelang.
“Sudan Selatan berisiko menghadapi kelaparan lagi jika dana tidak disiapkan dalam beberapa hari ke depan. Badan-badan PBB dan pemerintah mengumumkan kelaparan pada pertengahan 2017 lalu, ”kata Beasley.
“Kami sekarang memohon bantuan kepada para donatur. Kegagalan memperoleh dana bisa menyebabkan jatuhnya korban jiwa mereka yang tidak berdosa,"kata dia.
Matthew Hollingworth, direktur perwakilan WFP Sudan Selatan, mengatakan ketahanan pangan di Sudan Selatan sangat rawan dan tingkat kekurangan gizi sudah mencapai 16 persen.
