Ekip
01 Mei 2021•Update: 01 Mei 2021
JALUR GAZA, Palestina
Warga Palestina pada Jumat menggelar aksi unjuk rasa di seluruh wilayah Gaza untuk memprotes penundaan pemilihan parlemen oleh otoritas Palestina.
Para demonstran berkumpul di jalan-jalan dari berbagai masjid setelah Salat Jumat atas seruan dari kelompok Hamas.
Pengunjuk rasa mengangkat spanduk untuk mendukung warga Palestina yang tinggal di Yerusalem.
Berpidato di aksi unjuk rasa di utara Gaza, Moshir al-Masri, seorang pemimpin Hamas, mengecam keputusan Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menunda pemilihan.
"Apa yang dicapai oleh orang Yerusalem dari kemenangan harus menjadi arah bagi politisi Otoritas Palestina untuk memaksakan agenda pemilihan nasional pada musuh Zionis [Israel]," kata al-Masri.
Sementara itu, Suleiman Abu Sitta, seorang calon dalam daftar pemilihan Hamas, mengatakan dalam rapat umum di Rafah, selatan Gaza, bahwa masyarakat hari ini marah atas keputusan Otoritas Palestina.
"Menunda pemungutan suara adalah dosa politik," tambah dia.
Pada Jumat, Abbas mengumumkan penundaan pemilihan sampai otoritas Israel mengizinkan diadakannya pemilu di Yerusalem.
Pemungutan suara parlemen dijadwalkan diadakan pada 22 Mei, pemilihan presiden pada 31 Juli dan pemilihan dewan nasional Palestina pada 31 Agustus.