28 Juli 2017•Update: 28 Juli 2017
Michael Hernandez
WASHINGTON
Seorang pejabat tinggi Gedung Putih dipindahkan dari posisinya di Dewan Keamanan Nasional (NSC), Kamis, oleh Penasihat Keamanan Nasional H.R. McMaster.
Gedung Putih tidak memberikan penjelasan apapun soal pemecatan pensiunan tentara Kolonel Derek Harvey dalam pernyataan yang dikirimkan ke Anadolu Agency, melainkan hanya mengatakan bahwa pemerintahan Trump saat ini, “bekerja bersama Kolonel Harvey untuk mencari posisi di mana latar belakang dan keahliannya dapat dimaksimalkan.
“Jenderal McMaster sangat menghargai jasa-jasa Derek Harvey untuk negara ini sebagai tentara, di mana dirinya telah mengabdi kepada negara dengan gagah berani di lapangan dan memiliki peran penting dalam keberhasilan menduduki Irak, dan juga untuk pengabdiannya di Capitol Hill dan dalam pemerintahan Trump, ujar Michael Anton, juru bicara NSC.
Kolonel Harvey adalah ajudan terpercaya Presiden Donald Trump dalam hal politik Timur Tengah.
Dalam sebuah pernyataan, Harvey berkata dirinya “akan mengambil kesempatan ini untuk terus mengabdi” kepada Presiden Trump.
“Saya senang dengan kesempatan untuk mendalami peran Amerika di Timur Tengah di bawah kepemimpinan Presiden Trump, dan saya berharap bias mengampu lebih banyak tanggung jawab dalam mendukung Presiden,” ujar Harvey.
Apa posisi Harvey sekarang, masih tak jelas.
Veteran kolonel ini ditempatkan di NSC oleh Penasihat Keamanan Nasional yang lalu, Michael Flynn, yang belakangan dipaksa pensiun karena terlibat skandal.
McMaster, penggantinya, kini diduga menyingkirkan mereka yang loyal kepada Flynn dari dewan setelah adanya laporan soal banyaknya pertikaian di dalam tubuh Gedung Putih.
Selama masa pengabdiannya, Harvey termasuk salah satu yang paling militan bila menyangkut kebijakan Timur Tengah, dan selalu mengutamakan pendekatan militer terhadap konflik Suriah serta politik yang lebih keras dengan Iran.