Muhammad Abdullah Azzam
03 Desember 2020•Update: 03 Desember 2020
Muhammet Tarhan
ANKARA
Ukraina tertarik untuk membeli UAV Bayraktar Turki dan ingin melakukan proyek bersama dengan Turki dalam berbagi bidang teknologi, kata menteri luar negeri Ukraina pada Rabu.
Menlu Ukraina Dmytro Kuleba mengungkapkan apresiasinya atas pencapaian dialog dan dinamika hubungan Turki-Ukraina pada sebuah konferensi pers saat berkunjung ke Asosiasi Ukraina di Ankara.
"Ukraina secara khusus tertarik untuk membeli UAV Bayraktar. Selain itu, Ukraina ingin melakukan proyek bersama mengenai hal ini melalui berbagi teknologi," kata dia, menanggapi pertanyaan tentang kesepakatan dalam industri pertahanan dan produksi mesin bersama.
Kedua belah pihak berpendapat bahwa mesin Ukraina adalah pilihan yang cocok untuk industri Turki, kata Kuleba.
“Jadi kami akan membuat Turki dan Ukraina lebih kuat. Negara kami akan membuat Laut Hitam menjadi kawasan yang lebih aman,” ujar dia.
Terkait aneksasi Krimea, dia menekankan bahwa Turki memiliki peran kepemimpinan dalam menyelesaikan masalah tersebut jika dipertimbangkan dalam hubungan historis antara Turki dan Krimea serta tingkat hubungan erat antara Turki dan Ukraina.
Rusia dan Ukraina berselisih sejak 2014 ketika Rusia mencaplok Krimea setelah referendum yang kontroversial.
Turki dan Majelis Umum PBB memandang aneksasi itu ilegal.
Ukraina juga menyalahkan Rusia atas kekerasan separatis di timur negaranya dekat perbatasan dengan Rusia.