Dunia

Finlandia berkomitmen pastikan keamanan Turki jika gabung NATO

“Kami menganggap serius terorisme. Kami mengutuk terorisme dalam segala bentuknya,' kata Presiden Finlandia Sauli Niinisto

Michael Gabriel Hernandez   | 20.05.2022
Finlandia berkomitmen pastikan keamanan Turki jika gabung NATO Presiden Finlandia Sauli Niinisto. (Foto file - Anadolu Agency)

WASHINGTON

Finlandia berkomitmen pada Kamis berjanji memastikan keamanan Turki jika tawarannya untuk bergabung dengan NATO berhasil.

Presiden Finlandia Sauli Niinisto mengakui kekhawatiran Ankara tentang tawaran keanggotaan negaranya di NATO.

Namun dia berkomitmen untuk membangun keamanan bersama dengan Turki jika bergabung dengan NATO.

“Finlandia selalu memiliki hubungan bilateral yang membanggakan dan baik dengan Turki. Sebagai sekutu NATO, kami akan berkomitmen untuk keamanan Turki, sama seperti Turki akan berkomitmen untuk keamanan kami,” kata Niinisto di Gedung Putih saat dijamu Presiden AS Joe Biden bersama Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson.

"Kami menanggapi terorisme dengan serius. Kami mengutuk terorisme dalam segala bentuknya dan kami secara aktif terlibat dalam memeranginya. Kami terbuka untuk membahas semua kekhawatiran yang mungkin dimiliki Turki mengenai keanggotaan kami secara terbuka dan konstruktif," tambahnya.

Turki, anggota senior NATO, telah menyuarakan keberatan terhadap tawaran keanggotaan Finlandia dan Swedia dan mengkritik negara-negara tersebut karena menoleransi dan bahkan mendukung kelompok teror, termasuk YPG/PKK.

Selama lima tahun terakhir, Swedia dan Finlandia gagal mengabulkan permintaan Ankara untuk ekstradisi puluhan teroris, termasuk anggota PKK dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok di balik kudeta gagal 2016 di Turki.

Andersson mengatakan pemerintahnya "saat ini sedang berdialog dengan semua negara anggota NATO, termasuk Turki untuk menyelesaikan masalah apa pun yang dihadapi."

Di tengah diplomasi yang sedang berlangsung, Biden mengatakan Washington mendukung negara-negara tersebut untuk masuk NATO dan mengatakan pemerintahannya menyerahkan laporan tentang keanggota NATO negara-negara Nordik itu ke Kongres.

Biden mengatakan dia mengharapkan Senat untuk "secara efisien dan cepat bergerak menasihati dan menyetujui rencana itu setelah perspektif semua sekutu disepakati.

"Intinya sederhana, cukup lugas, Finlandia dan Swedia membuat NATO lebih kuat, bukan hanya karena kapasitas, tetapi demokrasi mereka yang kuat," tukas Biden.

Perwakilan senior dari Finlandia dan Swedia akan mengunjungi Ankara dalam beberapa hari mendatang untuk membahas proses aksesi mereka, yang memerlukan persetujuan bulat dari 30 negara anggota NATO.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın