Turki, Dunia

Turki kecam upaya Israel ubah status Al-Aqsa

Otoritas Turki menekankan bahwa Israel harus segera mengakhiri praktik ilegal di tanah Palestina yang mereka duduki

Muhammad Abdullah Azzam   | 16.08.2019
Turki kecam upaya Israel ubah status Al-Aqsa Ilustrasi: Kementerian Luar Negeri Turki. (Foto file - Anadolu Agenecy)

Ankara

Mehmet Alaca

ANKARA

Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Kamis mengecam pernyataan Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan yang ingin mengubah status quo historis masjid Al-Aqsa.

"Kami benar-benar menolak pernyataan Menteri Keamanan Publik Israel tentang perubahan status quo di Masjid Al-Aqsa. Ini adalah indikasi dari pola pikir yang menyimpang," kata pernyataan Kemenlu Turki.

"Setiap perkataan sindiran dan inisiatif yang merugikan status historis dan hukum Yerusalem akan memperburuk ketegangan di kawasan itu," ungkap pernyataan itu.

"Faktanya, selama perayaan Idul Adha, banyak warga Palestina terluka akibat intervensi polisi Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.”

Otoritas Turki menekankan bahwa Israel harus segera mengakhiri praktik ilegal di tanah Palestina yang mereka duduki.

Selain itu, pernyataan itu menambahkan bahwa Israel juga harus mencegah serangan provokatif oleh beberapa kelompok ekstrimis Yahudi terhadap Masjid Al-Aqsa.

Pada Selasa, Erdan mengatakan kepada Radio Israel bahwa status quo Masjid Al-Aqsa sejak 1967 tidak adil.

“Kita perlu bekerja untuk mengubah [status quo] sehingga di masa mendatang orang-orang Yahudi dapat berdoa di Bukit Bait Suci,” ujar menteri itu.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.

Kemudian, pada 1980, Israel menduduki seluruh wilayah kota dan mengklaimnya sebagai ibu kota negara Yahudi "abadi dan tak terbagi".

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Mekah dan Madinah.

Sementara itu, orang-orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai "Gunung Kuil," dan mengklaimnya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di Zaman Kuno.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın