Muhammad Abdullah Azzam
12 September 2020•Update: 12 September 2020
Aysu Bicer
ANKARA
Turki dan Azerbaijan akan meningkatkan hubungan perdagangan bilateral dengan mencapai kesepakatan perdagangan bebas, kata menteri perdagangan Turki pada Jumat.
Setelah pertemuan dengan Ketua Parlemen Azerbaijan Sahibe Gafarova di Ankara, Ruhsar Pekcan mengatakan negaranya akan meningkatkan volume perdagangan dengan Azerbaijan.
“Tujuan kami adalah untuk menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan Azerbaijan," ujar menteri Turki itu.
Memperhatikan bahwa volume perdagangan bilateral antara kedua negara capai USD4,4 miliar pada 2019, dia mengatakan angka ini jauh dari mencerminkan potensi kedua negara yang sebenarnya.
Kedua negara baru-baru ini mengambil beberapa langkah untuk mencapai target volume perdagangan hingga USD15 miliar.
Pekcan mengatakan pertemuan Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi antara kedua negara yang diadakan pada awal tahun ini merupakan langkah yang sangat penting dalam meningkatkan hubungan perdagangan seiring dengan ditandatangani perjanjian perdagangan preferensial.
"Kami senang melihat proses persetujuan internal dari perjanjian itu telah diselesaikan di Azerbaijan. Kami berharap akan menyelesaikan proses yang sama segera setelah sidang kami dilanjutkan," ungkap Pekcan.
Ekspor Turki ke Asia Tengah melalui Iran terganggu karena pandemi, kata Pekcan.
Pekcan mengatakan bahwa rute Georgia-Azerbaijan-Caspian menjadi lebih penting dalam hal ini, dengan menekankan bahwa jalur rel ini akan digunakan lebih aktif untuk perdagangan.
Dia menggarisbawahi negosiasi dengan otoritas Azerbaijan tentang pengurangan biaya tol sedang berlangsung.
Ekspor utama Turki ke Azerbaijan termasuk mesin, peralatan mekanis, dan bahan konstruksi.