Tagar #FreePalestine jadi tren di Twitter
Sesaat setelah rencana Trump di Timur Tengah diumumkan, tagar #FreePalestine muncul sebagai tren teratas di Twitter
Ankara
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Tagar #FreePalestine (Bebaskan Palestina) menjadi tren dunia teratas di Twitter, sesaat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap rencana kontroversialnya yang sering tertunda untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina pada Selasa.
Dalam waktu singkat, ada sekitar 60.000 cuitan yang dibagikan dengan mencantumkan tagar #FreePalestine.
Berdasarkan rincian rencana tersebut, Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Israel yang tidak terbagi.
Ketentuan itu meningkatkan ketegangan yang telah berlangsung sejak keputusan Trump mengakui kota yang diperebutkan itu sebagai wilayah Israel pada Desember 2017.
Rencana itu tidak memenuhi tuntutan paling dasar Palestina untuk perdamaian komprehensif dengan Israel, termasuk hak untuk kembali bagi pengungsi Palestina yang dipaksa keluar dari rumah mereka sebagai akibat dari konflik.
Ribuan pengunjuk rasa Palestina turun ke jalan menjelang pengumuman resmi Trump untuk menentang rencana tersebut.
Para pejabat Palestina telah memutuskan komunikasi dengan rekan-rekan mereka di AS sejak Trump memutuskan untuk secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Mereka menganggap Presiden AS meremehkan pilar utama pembicaraan damai yang mengatakan bahwa status kota yang diperebutkan itu akan ditentukan melalui negosiasi.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
