Muhammad Abdullah Azzam
16 Maret 2018•Update: 16 Maret 2018
Bayram Altuğ
JENEWA
Staff kantor Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Jenewa, Swiss, melakukan mogok kerja seharian penuh untuk memprotes kondisi kerja yang memburuk dan pemotongan gaji, Jumat.
Lebih dari seribu staff PBB mendukung aksi pemogokan tersebut, sedangkan 200 staff lainnya menentang keputusan tersebut.
Akibat pemogokan tersebut, banyak konferensi dan panel penting di PBB dibatalkan, selain itu pertemuan Dewan HAM PBB ke-37 yang berlangsung sejak 26 Februari lalu terpaksa harus ditunda hingga minggu depan.
Sekitar 9.500 anggota staf di Jenewa yang akan berpartisipasi dalam aksi mogok kerja guna memprotes kondisi kerja yang memburuk dan pemotongan gaji.
Aksi mogok kerja tersebut gempar saat staf PBB menerima slip gaji pertama mereka yang menunjukkan pemangkasan gaji sebesar 3,5 persen, bahkan pemangkasan itu akan meningkat menjadi lima persen.