Dunia

Selat Hormuz memanas, UEA pertimbangkan keterlibatan militer

Ketegangan kawasan terus mendorong kenaikan harga energi dan biaya logistik global

Rabia İclal Turan  | 01.04.2026 - Update : 01.04.2026
Selat Hormuz memanas, UEA pertimbangkan keterlibatan militer

WASHINGTON

Uni Emirat Arab (UEA) siap bergabung dalam upaya militer untuk membuka kembali Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan yang mengganggu jalur distribusi energi global.

Menurut laporan Wall Street Journal pada Selasa yang mengutip pejabat Arab, UEA tengah melobi Dewan Keamanan PBB agar mengeluarkan resolusi yang mengizinkan tindakan militer guna mengamankan jalur pelayaran strategis tersebut.

UEA juga disebut mendorong Amerika Serikat serta negara-negara berkekuatan militer di Eropa dan Asia untuk membentuk koalisi dalam menjaga keamanan Selat Hormuz.

Selain itu, negara Teluk tersebut sedang mengkaji berbagai peran militer potensial, termasuk operasi pembersihan ranjau laut, sebagai bagian dari kemungkinan keterlibatan langsung dalam konflik untuk pertama kalinya.

Dalam pernyataan yang dikutip Wall Street Journal, Kementerian Luar Negeri UEA menyebut terdapat “konsensus global yang luas” mengenai pentingnya menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz, seiring meningkatnya kecaman internasional terhadap gangguan di jalur tersebut.

Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, serta meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, telah mengganggu aliran energi kawasan dan mendorong kekhawatiran terhadap pasokan global.

Pada 2 Maret, Iran mengumumkan pembatasan navigasi di jalur strategis tersebut dan memperingatkan dapat menargetkan kapal yang melintas tanpa koordinasi.

Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz setiap hari, sehingga meningkatnya ketidakamanan di kawasan tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak serta biaya pengiriman dan asuransi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.