Dunia

Selandia Baru setop perjalanan bebas karantina dengan Australia

PM Jacinda Ardern mengatakan penangguhan travel bubble berlaku mulai 23 Juli hingga delapan minggu ke depan

Riyaz Khaliq Khaliq   | 23.07.2021
Selandia Baru setop perjalanan bebas karantina dengan Australia Suasana stasiun kereta api yang kosong selama penguncian karena pandemi virus corona (COVID-19) di Wellington, Selandia Baru pada 3 April 2020. (Mike Clare - Anadolu Agency)

Ankara

Riyaz ul Khaliq

ANKARA

Selandia Baru pada Jumat mengumumkan penangguhan sementara travel bubble dengan Australia karena kekhawatiran penyebaran varian Delta.

Dalam konferensi pers, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan bahwa perjalanan bebas karantina dengan Australia akan ditangguhkan mulai Jumat (23 Juli) pukul 23:59 hingga setidaknya delapan minggu ke depan.

"Staf imigrasi Selandia Baru sedang dikerahkan ke pelabuhan Australia untuk pemeriksaan tes pra-keberangkatan. Setiap pelancong akan diperiksa sebelum diizinkan untuk terbang,” terang dia.

Sejak April, Selandia Baru dan Australia membuka travel bubble, mengizinkan lebih dari 200.000 orang terbang dari dan ke kedua negara.

Di New South Wales, Australia, keadaan "darurat nasional" diberlakukan setelah wilayah tersebut melaporkan 136 kasus baru - tertinggi sejak varian Delta terdeteksi bulan lalu - dan satu kematian.

"Wabah ini sekarang berpotensi berdampak pada seluruh negara," Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian memperingatkan.

Selandia Baru sejauh ini telah melaporkan 2.855 kasus Covid-19, termasuk 26 kematian, sedangkan Australia mencatat 32.588 kasus, termasuk 916 kematian, sejak Desember 2019.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.