Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Rusia akan terus mempertahankan posisinya atas penyitaan kapal-kapal angkatan laut Ukraina dan personelnya di Selat Kerch terhadap keputusan PBB yang menyerukan pembebasan mereka, kata Kremlin pada Senin.
"Moskow tidak menganggap Konvensi PBB 1982 tentang Hukum Laut berlaku untuk konfrontasi Rusia-Ukraina November lalu di Selat Kerch," kata Juru Bicara Dmitry Peskov kepada wartawan di Moskow.
Rusia telah menyita dua kapal angkatan laut Ukraina dan sebuah kapal penarik angkatan laut bersama dengan 24 awak di sepanjang selat di timur semenanjung Krimea, yang diklaim Rusia sebagai miliknya.
"Dalam kasus Selat Kerch, Konvensi 1982 tentang Hukum Laut tidak berlaku, kementerian luar negeri kami telah menjelaskan ini secara rinci. Pihak Rusia, tentu saja, akan terus secara konsisten mempertahankan sudut pandangnya dalam hal ini," tegas Kremlin.
Pekan lalu, Pengadilan Internasional PBB untuk Hukum Laut memutuskan bahwa Rusia harus membebaskan 24 pelaut Ukraina dan memindahkan tiga kapal yang disita kembali ke Ukraina.
Pengadilan meminta kedua belah pihak untuk menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi.
Selain itu, juga diputuskan bahwa Moskow dan Kiev harus memberikan laporan tentang insiden di Selat Kerch kepada pengadilan sebelum 25 Juni.