Astudestra Ajengrastrı
23 Agustus 2018•Update: 23 Agustus 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada Selasa mengkritik tajam sanksi-sanksi baru yang dijatuhkan AS kepada Rusia terkait Korea Utara.
AS bertindak dengan prinsip "lebih buruk, lebih baik," kata Ryabkov melalui pernyataan yang dirilis di laman resmi Kementerian Luar Negeri, yang juga memberikan detail sanksi kepada dugaan pelanggaran sanksi PBB dan AS untuk Korea Utara.
"Kami menentang pendekatan keras kepala, buta, dan agresif Amerika untuk menyelesaikan permasalahan internasional dan meminta pendekatan yang tenang, metodis dan membangun," ujar dia. "Kami telah merespons dan akan merespons kembali sanksi-sanksi tersebut sehingga tak merusak kepentingan negara kami."
Kementerian Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan pengiriman barang Rusia, Primorye Maritime Logistics Co Ltd dan Gudzon Shipping Co LLC pada 21 Agustus, dengan tuduhan melakukan pengiriman produk minyak kepada Korea Utara, yang merupakan pelanggaran mandat PBB.
Enam kapal yakni Patriot, Neptun, Bella, Bogatyr, Partizan dan Sevastopol, juga terkena sanksi.
Dalam pengumuman terpisah, AS berkata telah mendaftarhitamkan dua orang - Marina Tsareva dan Anton Nagibin, juga dua perusahaan, Vela-Marine Ltd. dan Lacno S.R.O. yang berbasis di Slovakia, karena bekerja untuk sebuah perusahaan yang disanksi AS pada Juni karena menyediakan peralatan bawah laut dan sistem penyelaman kepada pemerintah Rusia.