Muhammad Abdullah Azzam
04 Desember 2018•Update: 04 Desember 2018
Gamze Türkoğlu Oğuz
PRAGUE
Badan rahasia Republik Ceko menuduh Rusia berada di balik serangan siber terhadap para diplomat negaranya.
Laporan tahunan yang dirilis oleh BIS melaporkan, Badan Keamanan Federal Rusia Turla dan badan intelijen militer Rusia APT28 berada dibalik serangan terhadap diplomat Ceko yang dimulai sejak awal 2016 lalu.
Sebanyak 150 akun email terkena serangan siber oleh para hacker tahun lalu, ini merupakan kasus mata-mata menggunakan siber yang paling parah di Ceko, ungkap laporan tersebut.
Perdana Menteri Ceko Andrej Babis mengatakan, pemerintah akan membahas laporan BIS tersebut pada bulan Januari mendatang.