Dunia

Rayakan Hari Kemerdekaan Afghanistan, sejumlah warga ditembaki Taliban

Setidaknya tiga warga Afghanistan tewas selama bentrokan di Jalalabad

Ekip  | 19.08.2021 - Update : 20.08.2021
Rayakan Hari Kemerdekaan Afghanistan, sejumlah warga ditembaki Taliban Anggota Taliban menggelar patroli Taliban di kota Herat pada 18 Agustus 2021 di Afghanistan. Taliban menguasai Afghanistan setelah 20 tahun. ( Mir Ahmad Firooz Mashoof - Anadolu Agency )

Afghanistan

Shadi Khan Saif

KABUL

Perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Afghanistan ke-102 berubah ricuh di sejumlah kota pada Rabu, setelah banyak warga ditembaki Taliban.

Penduduk setempat di Jalalabad, ibu kota Provinsi Nangarhar, mengungkapkan kepada Anadolu Agency bahwa mereka ingin mengibarkan bendera nasional tiga warna Afghanistan di Lapangan Martir di pusat kota, tetapi Taliban menentangnya.

Akibatnya, bentrokan pun terjadi dan menyebabkan sejumlah korban.

Menurut kantor berita Al-Jazeera, setidaknya tiga warga Afghanistan tewas selama bentrokan.

Pihak Taliban belum berkomentar sejauh ini.

Insiden itu terjadi menyusul kemenangan besar Taliban di ibu kota, Kabul. Menurut radio lokal Salam Afghanistan, insiden serupa juga dilaporkan di Provinsi Kunar dan Provinsi Khost.

Setiap tahunnya, warga Afghanistan menandai Hari Kemerdekaannya dari Inggris.

Namun, karena pendudukanTaliban, kini muncul perdebatan tentang mengubah bendera tiga warna Afghanistan menjadi bendera putih Taliban.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın