Maria Elisa Hospita
16 Maret 2018•Update: 17 Maret 2018
Ahmed al-Masri
DOHA, Qatar
Qatar mengadukan Uni Emirat Arab (UEA) ke Dewan Keamanan PBB karena pelanggaran wilayah udara pada Kamis.
Dalam surat yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden DK PBB untuk Maret 2018 Karel Van Oosterom, Representative Tetap Qatar untuk PBB Alya Ahmed bin Saif Al-Thani mengatakan bahwa sebuah pesawat kargo militer UEA telah memasuki wilayah udara Qatar pada 4 Maret.
Dilansir dari Kantor Berita Qatar, isi surat tersebut menegaskan bahwa pelanggaran itu telah menyalahi hukum internasional dan mengancam stabilitas regional.
Dia mendesak DK PBB untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi perdamaian dan keamanan internasional.
Sebelumnya, Qatar telah mengajukan empat keluhan serupa ke PBB.
Tahun lalu, UEA, Bahrain, Mesir, dan Arab Saudi, secara bersamaan memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, serta menuduh Doha mendukung terorisme.
Qatar telah membantah tuduhan tersebut, dan menuding empat negara tersebut berupaya mengganggu kedaulatannya.