Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Maret 2020•Update: 02 Maret 2020
Elena Teslova
MOSKOW
Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Rusia tidak akan bertarung dengan siapa pun, lansir kantor berita negara TASS, Senin.
"Moskow, pada saat yang sama, berupaya mencegah negara-negara lain terlibat dalam konflik bersenjata dengan Rusia," kata Putin kepada TASS.
"Kami tidak akan bertarung melawan siapa pun. Kami akan menciptakan kondisi sehingga tidak ada yang mau bertarung melawan kami," tambah dia.
Pernyataan itu disampaikan dalam seri keenam dari sebuah wawancara untuk proyek berjudul "20 Pertanyaan dengan Vladimir Putin".
Rusia menempati urutan ketujuh di dunia berdasarkan pengeluaran pertahanan, setelah Amerika Serikat, China, Arab Saudi, Inggris, Prancis dan Jepang.
Putin mengatakan pengeluaran militer Rusia turun.
Dia menambahkan bahwa Rusia menciptakan sistem serangan ofensif yang tidak tersedia di dunia, sehingga yang lain berusaha untuk mengejar ketinggalan.
"Ini adalah situasi yang unik, ini belum pernah terjadi sebelumnya," tutur Putin, merujuk pada sistem serangan hipersonik yang baru dibuat, termasuk rudal antarbenua.
Sang presiden juga mengingatkan bahwa jumlah pasukan di militer Rusia turun dari 1,3 juta menjadi 1 juta tentara, sementara peralatan modern naik hingga 70 persen.
Program "20 Pertanyaan dengan Vladimir Putin" adalah proyek wawancara TASS yang dibagi menjadi 20 topik, melambangkan 20 tahun Putin berkuasa, dengan publikasi bertahap.
Seri pertama diterbitkan pada 20 Februari dan yang terakhir dijadwalkan akan dirilis pada 25 Maret.