Elena Teslova
30 Desember 2022•Update: 03 Januari 2023
MOSKOW
Rusia dan Cina akan mencapai omzet perdagangan lebih awal sebanyak 200 miliar dolar dari yang direncanakan, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat.
Berbicara pada konferensi video dengan Presiden Cina Xi Jinping, Putin menyatakan Rusia dan Cina memastikan rekor pertumbuhan omzet perdagangan meskipun kondisi pasar tidak menguntungkan.
Dia mengatakan tahun ini Rusia menjadi salah satu pemimpin dalam ekspor minyak ke Cina, yang kedua dalam pasokan gas pipa, dan yang keempat dalam pengiriman LNG.
Putin mengatakan ketegangan geopolitik meningkatkan peran kemitraan Rusia-Tiongkok sebagai faktor stabilisasi.
"Hubungan antara Rusia dan Cina adalah yang terbaik dalam sejarah, mereka bertahan dari semua ujian," tegas dia.
Putin juga memuji kerja sama militer Rusia-Cina, mengatakan kedua negara akan memperkuatnya, karena "kerja sama antara Rusia dan Cina di arena internasional berfungsi untuk membentuk tatanan dunia yang adil."
Putin juga mengundang Xi Jin Ping ke Rusia untuk kunjungan kenegaraan musim semi mendatang.
Sementara itu, Presiden Cina mengatakan Beijing siap memperkuat kerja sama strategis dengan Rusia dan menjadi mitra global "untuk kepentingan rakyat kedua negara dan demi kepentingan stabilitas global."
“Dalam menghadapi situasi internasional yang sulit dan ambigu, kami siap meningkatkan kerja sama strategis, saling memberi peluang untuk pembangunan,” kata dia.