Erric Permana
28 Februari 2019•Update: 01 Maret 2019
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Rusia Vladimir Putin direncanakan bakal mengunjungi Indonesia setelah Pemilu 2019 usai
Dubes Indonesia untuk Rusia M Wahid Supriadi mengatakan kunjungan ke Indonesia tersebut merupakan agenda prioritas Presiden Vladimir Putin.
Namun, Indonesia dan Rusia masih membicarakan waktu yang tepat untuk kunjungan tersebut.
Kata Wahid, Rusia memahami adanya Pemilu 2019 di Indonesia yang akan digelar pada April mendatang.
"Agenda Presiden Putin akan berkunjung ke Indonesia sebagai balasan kunjungan Presiden Joko Widodo pada Mei 2016, tahun ini," kata Wahid di Kemenlu, Jakarta pada Kamis.
Menurut dia, kedatangan Putin akan membawa misi besar yakni adanya penandatanganan strategic partnership untuk pertama kalinya.
"Ini tingkat hubungan paling tinggi dan ditandatangani kepala negara," jelas dia.
Dia juga menyebut kunjungan tersebut merupakan bentuk peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan.
"[Rusia] akan membawa banyak pengusaha dan juga banyak yang di tandatangani selain strategic partnership," jelas dia.
Dia juga mengatakan adanya kemungkinan Rusia yang akan mempermudah warga Indonesia untuk masuk ke negaranya.
"Mereka setujui kita untuk simplifikasi visa, jadi kemudahan orang Indonesia ke Rusia, mungkin bisa lebih cepat di tandatangan," jelas dia.
Sebelumnya, Putin pernah direncanakan berkunjung ke Indonesia pada 2018 lalu. Namun hingga kini belum terealisasi.