Kaan Bozdoğan
05 April 2022•Update: 08 April 2022
ISTANBUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendiskusikan isu bilateral dan regional dengan Presiden Bulgaria Rumen Radev selama percakapan via telepon pada Senin.
Kedua pemimpin berbicara tentang langkah-langkah untuk meningkatkan hubungan antara Turki dan Bulgaria dan membahas masalah regional, menurut sebuah pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turki.
“Presiden Erdogan menyatakan bahwa mereka bertindak dengan tekad kuat untuk meningkatkan hubungan yang mengakar dengan sahabat dan sekutu Bulgaria di semua bidang, khususnya industri transportasi, perdagangan dan pertahanan,” lanjut pernyataan itu.
Perang Rusia-Ukraina dan dampak regionalnya juga dibahas dalam diskusi mereka, tambah otoritas Turki.
Erdogan juga “sekali lagi menyampaikan ucapan selamatnya kepada Presiden Radev atas pelantikannya sebagai presiden untuk masa jabatan kedua,” kata pernyataan itu.
Perang Rusia melawan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menimbulkan kemarahan internasional, dengan Uni Eropa, AS dan Inggris di antara yang lainnya menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.417 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.038 terluka, menurut perkiraan PBB, dengan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,1 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.