Presiden Kolombia kritik intervensi militer AS ke Venezuela, ajak Amerika Latin bersatu
Presiden Kolombia Gustavo Petro menyerukan persatuan negara-negara Amerika Latin menyusul serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela
BOGOTA
Presiden Kolombia Gustavo Petro menyerukan negara-negara Amerika Latin untuk bersatu menyusul serangan militer Amerika Serikat terhadap Venezuela, seraya mengkritik intervensi militer di kawasan.
Petro menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (29/1) saat membuka Forum Ekonomi Internasional Amerika Latin dan Karibia yang diselenggarakan Bank Pembangunan Amerika Latin dan Karibia (CAF) di Panama.
Tanpa menyebut langsung Amerika Serikat, Petro merujuk pada serangan yang terjadi awal bulan ini terhadap Venezuela. Ia menegaskan kawasan Amerika tidak boleh menjadi sasaran serangan militer dari pihak mana pun.
“Kami tidak ingin Caracas atau negara mana pun di Amerika menjadi sasaran rudal, baik dari utara maupun dari selatan,” kata Petro.
Ia menekankan bahwa bangsa-bangsa di Amerika Latin dan Karibia memiliki sejarah bersama yang seharusnya mendorong terbentuknya kesadaran sebagai satu peradaban yang saling terhubung, meski beragam dan berbeda-beda.
“Rakyat kita telah membentuk sejarah sedemikian rupa sehingga kita harus mulai melihat diri kita sebagai sebuah peradaban Amerika Latin dan Karibia yang beragam, sangat berbeda, namun saling terkait,” ujarnya.
Menyoroti tantangan global, Petro menilai integrasi regional merupakan satu-satunya cara untuk menghadapi ancaman lintas negara, seperti perdagangan narkotika, krisis iklim, dan meningkatnya konflik internasional.
Ia menegaskan kekuatan sejati Amerika Latin tidak terletak pada senjata atau kekayaan materi. Menurutnya, nilai utama kawasan tersebut berada pada kehidupan, alam, keberagaman budaya, serta komitmen untuk menawarkan alternatif perdamaian kepada dunia.
“Kekayaan sejati ada pada kehidupan, alam, dan keberagaman budaya, serta pada upaya menghadirkan pilihan damai bagi dunia, bukan perang,” ujar Petro, seraya mempertanyakan apakah kawasan akan terus terpecah atau membangun persatuan yang sejati.
Forum tersebut dihadiri para presiden dari Brasil, Panama, Bolivia, Jamaika, Ekuador, dan Guatemala. Presiden terpilih Kolombia dan Chile, Jose Antonio Kast, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
