Maria Elisa Hospita
03 Juli 2018•Update: 04 Juli 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan mengunjungi Korea Utara pekan ini untuk mendorong proses denuklirisasi Semenanjung Korea.
Dalam konferensi pers pada Senin, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan, Pompeo akan bertolak ke Pyongyang pada 5 Juli untuk menemui pemimpin Korut Kim Jong-un dan delegasinya.
Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa kunjungan Pompeo tersebut termasuk dalam kunjungan Asia-Eropa yang akan berlangsung selama sepekan.
Pompeo akan tetap berada di Korea Utara hingga Sabtu untuk "melanjutkan perundingan dan mengimplementasikan kemajuan yang dibuat oleh Trump dan Kim di Singapura".
Bulan lalu Trump mengumumkan bahwa proses denuklirisasi Korea Utara akan dimulai "segera" setelah kedua pemimpin negara itu menyelesaikan pertemuan puncak yang digelar untuk pertama kalinya di Pulau Sentosa Singapura.
Keduanya menandatangani apa yang disebut-sebut sebagai kesepakatan "komprehensif".
Selama pertemuan itu, presiden AS sempat melayangkan pujian bagi rekan Korea Utara-nya yang "sangat cerdas", dan mengelu-elukan "ikatan khusus" mereka, yang menunjukkan perubahan total dalam hubungan Washington dengan Pyongyang.
Sebelumnya, Korea Utara telah berulang kali mengancam akan menyerang AS, sementara Trump membalasnya dengan retorika khasnya sejak dia menjabat tahun lalu. Namun Kim mengatakan kepada wartawan di Hotel Capella bahwa mereka telah memilih untuk "meninggalkan masa lalu di belakang".
Trump juga menegaskan dia akan mengundang pemimpin Korut ke Gedung Putih.