Chandni
20 Februari 2018•Update: 21 Februari 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Sebuah kuburan massal untuk sembilan orang warga sipil yang dibunuh teroris Daesh ditemukan di provinsi Nangarhar di Afghanistan, kata polisi pada Senin.
Attaullah Khogyani, juru bicara pemerintah provinsi, mengatakan kepada Anadolu Agency jasad-jasad itu dipastikan milik penduduk distrik Kot, yang diculik militan setahun lalu setelah bentrokan.
April tahun lalu, pasukan AS di Afghanistan (USFOR-A) meluncurkan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast yang dijuluki 'ibu dari segala bom' di atas jaringan terowongan teroris Daesh di Achin dan membunuh hingga 90 teroris.
Kawasan selatan Afghanistan masih menghadapi ancaman militan dan menjadi markas sejumlah kelompok teroris.
Selain kasus pembunuhan warga sipil massal ini, menurut Tolo News, tahun lalu Daesh juga menculik sejumlah guru dan staf Kementerian Pendidikan di distrik Kot dan merilis video-video yang menunjukkan pemenggalan mereka.
Gubernur Kot Syed Rehman mengatakan sebanyak 12 orang diculik oleh militan tahun lalu, dan dia juga memastikan adanya penemuan kuburan massal berisikan sembilan jasad.
Kuburan itu ditemukan setelah pasukan keamanan mengusir teroris dari wilayah itu menyusul sebuah operasi militer.
Saat ini, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sedang mempelajari kemungkinan mengusut adanya kejahatan perang di Afghanistan.