Ahmet Gencturk
09 Agustus 2023•Update: 10 Agustus 2023
ATHENA
Polandia pada Selasa mengumumkan bahwa mereka akan mengerahkan 1.000 tentara tambahan ke perbatasan timur dengan Belarus, tempat ketegangan baru-baru ini antara kedua negara.
Karena situasi dinamis di seberang perbatasan, dan atas permintaan pasukan penjaga perbatasan, Kementerian Pertahanan memutuskan untuk mengirim pasukan tambahan, kata kementerian itu kepada kantor berita PAP yang dikelola pemerintah.
Pada Senin, Penjaga Perbatasan Polandia menyerukan pengerahan 1.000 tentara tambahan ke perbatasan dengan Belarus di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa otoritas Belarus dapat mencoba mendorong migran melintasi perbatasan terkait krisis migrasi 2021, yang membuat ratusan orang mencoba memaksa masuk ke Polandia.
Wakil Menteri Dalam Negeri Maciej Wasik juga menuduh Belarus mendorong migrasi ke Uni Eropa melalui perbatasan Polandia.
Pada musim panas 2021, puluhan ribu migran dan pengungsi menyeberang atau berusaha memasuki Polandia dari negara tetangga Belarus.
Dugaan kehadiran kelompok tentara bayaran Wagner di dekat perbatasan juga memperkeruh situasi.
Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan langkah Belarus itu bertujuan untuk mengacaukan situasi di sayap timur NATO.