PM Malaysia Puji Kekuatan Industri dan Teknologi Türkiye
PM Malaysia memuji kapasitas industri, sains, dan teknologi Türkiye dalam pertemuan dengan Presiden Erdogan
ISTANBUL
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memuji kapasitas dan kekuatan industri, sains, dan teknologi Türkiye dalam konferensi pers bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Rabu.
Dalam pernyataannya, Anwar menilai hubungan Ankara–Kuala Lumpur terjalin atas dasar kepercayaan dan keyakinan terhadap kemampuan Türkiye. Ia mengatakan tidak banyak negara yang memiliki hubungan bilateral seperti yang dibangun Malaysia dan Türkiye.
“Hubungan ini terbangun melalui kepercayaan, rasa saling menghargai, dan keyakinan terhadap kapasitas serta kekuatan rakyat dan industri Türkiye di bidang sains dan teknologi, yang mampu menunjukkan kemampuan sendiri kepada dunia,” ujar Anwar.
Anwar juga menyebut Malaysia memperoleh banyak manfaat dari kerja sama antarpemerintah dalam produksi industri pertahanan dengan Türkiye. Ia menyoroti khususnya kerja sama di sektor kelautan dan kedirgantaraan.
Selain itu, Anwar menyatakan target nilai perdagangan sebesar 10 miliar dolar AS antara Türkiye dan Malaysia bukanlah sasaran yang terlalu ambisius. Menurutnya, perekonomian Türkiye memiliki basis yang kuat, sementara Malaysia, meski relatif lebih kecil, tengah tumbuh dengan cepat.
“Kami kini menjadi tujuan utama bagi industri semikonduktor, kecerdasan buatan, pusat data, serta teknologi baru, termasuk di bidang tanah jarang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga menyampaikan apresiasi kepada Erdogan atas kepemimpinannya yang dinilai berani, tidak hanya bagi Türkiye, tetapi juga di tingkat global dan khususnya bagi dunia Muslim.
Menyinggung pernyataan Erdogan sebelumnya terkait Gaza, Anwar mengatakan dunia tengah menyaksikan pengabaian total terhadap prinsip moral, kemanusiaan, dan keadilan dengan terus berlangsungnya apa yang ia sebut sebagai pelanggaran, penindasan, kolonisasi, dan kekerasan Israel terhadap warga sipil di Gaza.
“Kita membutuhkan suara nurani dan kepemimpinan. Dunia politik saat ini mengalami kekurangan nilai moral dan etika,” kata Anwar.
Anwar Ibrahim melakukan kunjungan resmi ke Türkiye pada 6–8 Januari atas undangan Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
