Maria Elisa Hospita
29 Desember 2017•Update: 29 Desember 2017
Ali Sheikho
ERBIL, Irak
Nechirvan Barzani, perdana menteri Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) di utara Irak mengatakan, pemerintahnya telah mendapat “sinyal positif” dari pemerintah pusat Irak di tengah krisis politik antara Baghdad dan Erbil yang masih berlangsung.
“Baru-baru ini kami menerima sinyal baik dari Presiden Irak Fuad Masum dan kedua wakilnya, Nuri al-Maliki dan Iyad Allawi,” jelas Barzani dalam konferensi pers di Erbil, ibu kota administrasi KRG.
Namun, Barzani tidak mengungkap lebih jauh perihal “sinyal baik” tersebut.
KRG berharap untuk dapat menggelar perundingan “tanpa syarat” dengan Baghdad – di bawah pengawasan PBB – demi penyelesaian konflik di antara keduanya.
Sementara itu, Baghdad menuntut pembatalan hasil referendum KRG pada 25 September mengenai kemerdekaan Kurdi.
Setelah referendum tersebut, pasukan federal telah bergerak ke sejumlah wilayah Irak yang “diperebutkan” oleh Baghdad dan KRG, termasuk ke provinsi Kirkuk yang kaya akan minyak.