Astudestra Ajengrastrı
30 Oktober 2018•Update: 30 Oktober 2018
Esat Firat
RAMALLAH, Palestina
Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), pada Senin malam, menunda pengakuan mereka atas Israel sampai negara tersebut mengakui negara Palestina berdasarkan perbatasan pra-1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, menurut kantor berita resmi Palestina Wafa.
Setelah pertemuan selama dua hari di Ramallah, dewan berkata PLO dan Otoritas Palestina akan mengakhiri kerja sama keamanan dan menunda kesepakatan ekonomi yang ditetapkan di bawah Protokol Ekonomi Paris 1994. Dewan juga memutuskan untuk mencabut keabsahan Kesepakatan Oslo.
Dewan berkata keputusan ini dibuat "setelah Israel terus melanggar persetujuan yang ditangatangani ini".
Keputusan ini kemudian harus disetujui oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Dewan Eksekutif PLO.