Muhammad Abdullah Azzam
30 Januari 2019•Update: 30 Januari 2019
İdris Okuducu
BAGHDAD
Ketua Fraksi Partai Demokrat Kurdistan (KDP) di Majelis Irak Viyan Sabri mengatakan PKK bertanggung jawab atas hancurnya ratusan desa di negara tersebut.
Sabri mengungkapkan dalam sebuah konferensi pers di ibu kota Baghdad bahwa keberadaan PPK di wilayah utara Irak telah merusak perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.
Untuk itu, Sabri mendesak organisasi PPK agar segera meninggalkan wilayah Pemerintah Daerah Kurdistan Irak (KRG).
Menurut Sabri, keberadaan organisasi PKK di sana memberikan dampak buruk terhadap masyarakat secara politik, ekonomi, dan sosial.
"Akibat kegiatan PKK selama bertahun-tahun menyebabkan warga di ratusan desa di wilayah tersebut harus meninggalkan rumah mereka," ujar Sabri.
Anggota parlemen Irak dari KDP itu tak menerima tudingan bahwa wilayah Irak dan KRG menjadi ancaman bagi negara-negara tetangga.
Dalam pernyataan tertulis oleh mantan pemimpin KRG Masoud Barzani pada bulan Maret 2015, PKK telah menduduki 515 desa di kota Dahuk, Erbil, dan Sulaymaniyah.
Selain itu, organisasi itu tak mengizinkan penduduk desa untuk kembali ke rumah mereka.