Peneliti temukan tanda-tanda kehidupan di Venus
Ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Cardiff University, dan universitas terkenal lainnya mengungkapkan bahwa dua teleskop di Hawaii dan Chili mendeteksi gas fosfin di awan Venus
Washington DC
Michael Hernandez
WASHINGTON
Kelompok peneliti mengumumkan bahwa mereka telah mendeteksi tanda-tanda kehidupan udara di atmosfer Venus yang bisa menjadi terobosan ilmiah besar dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.
"Penemuan ini cukup mengejutkan mengingat permukaan Venus yang keras dan suhu permukaan melebihi 880 derajat Fahrenheit (470 derajat Celcius) yang artinya planet ini tak ramah kehidupan," kata NASA.
Ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Cardiff University, dan universitas terkenal lainnya mengungkapkan bahwa dua teleskop di Hawaii dan Chili mendeteksi gas fosfin di awan Venus.
Gas yang terdiri dari hidrogen dan fosfor itu menjadi indikator kemungkinan adanya mikroba.
"Awan Venus dapat menoleransi kehidupan mikroba selama dia dapat hidup di lingkungan yang sangat asam. Dengan ditemukannya fosfin, maka kemungkinan adanya kehidupan besar," papar peneliti.
Namun, mereka memperingatkan penemuan ini membutuhkan studi lebih lanjut.
"Jika itu memang fosfin, dan jika itu adalah tanda kehidupan, itu berarti kita tidak sendiri. Itu juga berarti banyak kehidupan di seluruh galaksi kita," kata mereka lagi.
