Maria Elisa Hospita
06 November 2018•Update: 06 November 2018
Addis Getachew
ADDIS ABABA, Ethiopia
Uni Afrika akan mengadakan pertemuan luar biasa antara kepala negara dan pemerintahan sebelum pertemuan puncak Januari.
Pertemuan itu diperkirakan akan membahas agenda reformasi Uni Afrika yang diusulkan oleh Presiden Rwanda, Paul Kagami.
Para duta besar bertemu pada Senin untuk mengatur agenda pertemuan luar biasa 17 November.
"Pertemuan luar biasa itu dianggap perlu untuk mencapai konsensus dalam agenda reformasi dan mengkristalkan isu-isu reformasi, yang merupakan agenda utama dari pertemuan puncak Januari tahun depan," kata seorang diplomat Uni Afrika kepada Anadolu Agency.
Agenda reformasi Uni Afrika meliputi restrukturisasi Komisi Uni Afrika, kemandirian finansial, penguatan sanksi terhadap negara-negara yang melanggar keputusan Uni Afrika, dan peningkatan partisipasi anak muda (35 persen) dan perempuan ( 50 persen) dalam Komisi Uni Afrika.