Maria Elisa Hospita
06 November 2018•Update: 06 November 2018
Abdelraouf Anaut
YERUSALEM (AA) - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena telah menjatuhkan sanksi ke Iran.
"Keputusan berani Presiden (Trump) dalam perubahan di Timur Tengah telah ditunggu-tunggu," kata Lieberman lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin.
"AS telah mengambil satu langkah besar terhadap kubu Iran di Suriah, Lebanon, Gaza, Irak, dan Yaman. Presiden Trump, Anda telah melakukannya lagi! Terima kasih," tambah dia.
Pada Senin, pemerintah AS menjatuhkan sanksi putaran kedua ke Iran. Sanksi itu menargetkan ekspor minyak, perkapalan, perbankan, dan seluruh bagian inti dari ekonomi Iran.
Pekan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga telah berterima kasih kepada Trump.
Sanksi itu ditujukan untuk "mengubah" perilaku Iran, sehingga AS memberikan 12 tuntutan yang harus dipenuhi Iran untuk menghindari sanksi ekonomi.
AS berharap dapat mengurangi ekspor minyak Iran lebih dari 1 juta barel per hari.
Meskipun AS telah menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015, namun penandatangan lainnya - China, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Iran, Rusia dan Inggris - tetap mempertahankan kesepakatan itu.