Dunia

Pemimpin Dewan Transisi Sudan perintahkan tentara rebut Darfur dari Pasukan RSF

Pasukan Angkatan Darat AS tembaki kamp militer RSF di Darfur Selatan, lapor media

11.11.2025 - Update : 12.11.2025
Pemimpin Dewan Transisi Sudan perintahkan tentara rebut Darfur dari Pasukan RSF

ISTANBUL

Ketua Dewan Kedaulatan Transisi Sudan, Abdel Fattah al-Burhan, memerintahkan pasukan militer untuk maju ke wilayah barat Darfur guna membebaskannya dari kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF), menurut pernyataan seorang gubernur daerah.

Gubernur Darfur, Mini Arko Minnawi, berjanji untuk bergerak ke barat sesuai instruksi Burhan “untuk membebaskan seluruh Sudan hingga mencapai titik terjauh di Um Dafuq,” sebuah kota perbatasan di negara bagian Darfur Selatan.

“Tidak ada yang bisa menghapus jejak kejahatan yang dilakukan oleh para pemimpin RSF,” kata Minnawi seperti dikutip oleh portal berita lokal Al-Rakoba News pada Selasa, saat berpidato di hadapan pasukan militer di Khartoum.

Gubernur tersebut menyebut klaim RSF yang menyatakan telah menangkap salah satu komandan mereka, Abu Lulu — yang sebelumnya muncul dalam video menembaki ratusan warga sipil di El-Fasher — sebagai “drama politik yang tidak akan mengubah kenyataan.”

Menurut saluran berita pemerintah Mesir Al-Qahera News, tentara Sudan pada Selasa mengebom kamp militer RSF di Nyala, ibu kota negara bagian Darfur Selatan.

Belum ada komentar langsung dari pihak RSF terkait laporan tersebut.

Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, tiba di Sudan pada Selasa pagi untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Sudan. Kairo diketahui merupakan salah satu pendukung utama pemerintah Sudan.

Pada 26 Oktober, RSF merebut kendali atas El-Fasher, ibu kota Darfur Utara, dan melakukan pembantaian, menurut laporan organisasi lokal maupun internasional.

Dengan jatuhnya El-Fasher, RSF kini menguasai seluruh lima negara bagian di wilayah Darfur di bagian barat, dari total 18 negara bagian Sudan. Sementara itu, militer Sudan masih menguasai sebagian besar wilayah di 13 negara bagian lainnya di selatan, utara, timur, dan pusat negara tersebut, termasuk ibu kota Khartoum.

Wilayah Darfur mencakup sekitar seperlima dari total wilayah Sudan, namun sebagian besar dari 50 juta penduduk Sudan tinggal di daerah-daerah yang masih berada di bawah kendali militer.

Sejak 15 April 2023, tentara Sudan dan RSF telah terlibat dalam perang berkepanjangan yang hingga kini gagal dihentikan oleh berbagai upaya mediasi regional maupun internasional. Konflik ini telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi. Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın