Erric Permana
03 Januari 2018•Update: 03 Januari 2018
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah Indonesia memgimbau warga negara Indonesia di Iran untuk menghindari aksi protes ataupun perkumpulan massa yang sedang terjadi selama hampir sepekan di sana.
Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan Duta Besar Indonesia untuk Iran telah memerintahkan seluruh WNI untuk waspada.
"Menghindari tempat yang diperkirakan menjadi tempat kumpulan massa di sana," ujar AM Fachir kepada Anadolu Agency di Istana Negara, Jakarta.
Dia memperkirakan ada ratusan WNI yang menetap di Iran dan tersebar di seluruh wilayah negara yang dipimpin oleh Hassan Rouhani itu.
Meski demikian, dia yakin tidak ada WNI yang menjadi korban akibat bentrok dalam aksi protes ataupun yang ditangkap oleh aparat di Iran.
Ribuan warga Iran turun ke jalanan pada Kamis di timur laut kota Mashhad dan Kashmar untuk memprotes pemerintah mengenai kenaikan harga komoditas dan kesalahan pengelolaan.
Aksi protes hari itu berlanjut dengan demo pro-pemerintah pada Sabtu.
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Minggu memperingatkan warga untuk menentang aksi protes antipemerintah yang tengah berlangsung di seluruh penjuru negeri.
Sedikitnya 16 orang termasuk seorang anggota polisi tewas dalam aksi protes anti pemerintah, kata otoritas Iran.