Maria Elisa Hospita
06 November 2018•Update: 06 November 2018
Hilal Ustuk
ISTANBUL
Pameran tunggal seorang pelukis Suriah dimulai pada Senin di Istanbul.
Pameran Ibrahim al-Hasan bertajuk "Masa Kecil di Pinggir Jalan" yang menampilkan 20 lukisan, digelar di Independent Arts Foundation, distrik Fatih.
Al-Hasan yang tinggal di Turki selama empat tahun mengungkapkan bahwa karya-karyanya berfokus pada anak-anak karena merekalah yang paling rentan terhadap dampak perang.
“Selama anak-anak ini tumbuh, kita semua bertanggung jawab agar mereka memperoleh pendidikan dan masing-masing dari kita harus melakukan sesuatu," tutur seniman itu.
"Semua perang ini harus berakhir sekarang," tegas dia.
Saat pembukaan pameran, Hulya Yazici - pendiri dan ketua Independent Arts Foundation - memuji al-Hasan sebagai seniman penting yang telah memperkaya Turki.
Pameran itu akan dibuka hingga 25 November.
Suriah masih didera perang saudara sejak tahun 2011. Sejak itu, ratusan ribu jiwa tewas dalam konflik dan jutaan lainnya mengungsi.
Turki menampung sekitar 3,5 juta pengungsi Suriah, lebih banyak dari negara lainnya di dunia.
Menurut Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, pada November 2017, ada sekitar 620.000 anak usia sekolah Suriah yang terdaftar di sekolah-sekolah Turki.