Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Tufan Aktas
ADDIS ABABA, Ethiopia
Seorang pejabat senior Komisi Uni Afrika (UA) pada Selasa menyebut pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, sebagai peristiwa yang "tidak dapat diterima dan mengerikan".
Wakil Ketua Komisi UA Kwesi Quartey merupakan pejabat pertama dari lembaga itu yang berbicara tentang masalah ini.
Pernyataannya disampaikan dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Azerbaijan dan dihadiri oleh para diplomat.
Khashoggi, kolumnis The Washington Post, telah hilang sejak memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Setelah beberapa hari menyangkal mengetahui keberadaannya, Arab Saudi pekan lalu mengklaim Khashoggi meninggal dalam perkelahian di dalam konsulat.
Tubuhnya belum ditemukan dan Arab Saudi juga tidak menjelaskan narasinya yang terus berubah-ubah soal kasus Khashoggi.
Pada hari Khashoggi menghilang, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat saat dia masih berada di dalam, menurut sumber-sumber kepolisian Turki.
Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.
Sebelumnya pada Selasa, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut pembunuhan itu telah "direncanakan".