Rhany Chairunissa Rufinaldo
06 Juni 2020•Update: 06 Juni 2020
Islam Dogru
PBB
Dewan Keamanan PBB pada Jumat menyetujui perpanjangan embargo pada aliran senjata ke Libya selama satu tahun.
Perpanjangan itu disetujui dengan suara bulat dalam pertemuan yang diadakan oleh Dewan Keamanan secara virtual.
PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan keputusan itu berisi serangkaian otorisasi bagi negara-negara anggota untuk memeriksa kapal-kapal di lepas pantai Libya yang dicurigai melanggar embargo senjata negara itu.
Pasukan Haftar melancarkan serangan ke pemerintah Libya sejak April 2019, hingga menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Pemerintah Libya kemudian meluncurkan Operasi Badai Perdamaian pada 26 Maret untuk melawan serangan-serangan di ibu kota dan baru-baru ini berhasil merebut kembali lokasi strategis, termasuk pangkalan udara Al-Watiya dan Tarhuna, yang dipandang sebagai pukulan signifikan bagi pasukan Haftar.