Dunia

PBB desak Taliban hentikan gunakan kekuatan berlebihan terhadap pengunjuk rasa

Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan Taliban harus memastikan kebebasan warga untuk berkumpul dan berekspresi secara damai

Ekip   | 11.09.2021
PBB desak Taliban hentikan gunakan kekuatan berlebihan terhadap pengunjuk rasa Anggota Taliban membagikan bendera Taliban kepada orang-orang di dekat Kedutaan Besar AS yang dievakuasi di Kabul, Afghanistan, pada 26 Agustus 2021. ( Haroon Sabawoon - Anadolu Agency )

Switzerland

JENEWA

Kantor Hak Asasi Manusia PBB pada hari Jumat meminta Taliban untuk "menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan" terhadap demonstran damai, para jurnalis yang mendokumentasikan peristiwa di Afghanistan, dan pengunjuk rasa wanita.

Pada konferensi pers PBB, Ravina Shamdasani, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan bahwa pengunjuk rasa damai di berbagai provinsi di Afghanistan selama empat minggu terakhir menghadapi "tanggapan yang semakin keras" oleh Taliban.

“Daripada melarang protes damai, Taliban harus menghentikan penggunaan kekuatan dan memastikan kebebasan berkumpul dan berekspresi secara damai, termasuk sebagai sarana bagi orang untuk menyuarakan keprihatinan mereka,” tutur Shamdasani.

Pada Rabu, pemerintah sementara Taliban di Afghanistan melarang demonstrasi ilegal di negara itu, dan mengatakan mereka yang ingin mengadakan aksi atau demonstrasi harus meminta izin terlebih dahulu.

Shamdasani mengatakan Kantor Hak Asasi Manusia meminta Taliban untuk mematuhi hukum hak asasi manusia internasional.

Dia mengatakan setidaknya 14 jurnalis ditahan pada 7 September dan lima lagi pada hari berikutnya, meski sebagian besar telah dibebaskan.

Sejak Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, sejumlah perempuan menggelar aksi unjuk rasa di tiga kota, termasuk Herat, Mazar-e-Sharif dan Kabul, menuntut agar hak-hak mereka dilindungi.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu, Kementerian Dalam Negeri dalam pemerintahan Taliban mengatakan bahwa sejumlah kecil orang mengganggu keamanan, melecehkan orang-orang di jalan dan mengganggu kehidupan normal dengan kedok demonstrasi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın