Pizaro Gozali İdrus
09 April 2019•Update: 09 April 2019
Walid Abdullah
TRIPOLI
Sebuah pesawat tempur milik pasukan yang berbasis di timur Libya menyerang Bandara Internasional Tripoli pada Selasa, ujar saksi mata.
Tidak ada korban terluka dalam serangan ini.
Bandara tersebut kini berada di bawah kendali Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) dukungan PBB setelah berhari-hari bentrok dengan pasukan pimpinan komandan militer timur Libya Khalifa Haftar yang melancarkan operasi untuk merebut Tripoli dari pasukan GNA sejak pekan lalu.
Senin kemarin, Pesawat tempur yang berafiliasi dengan pasukan Haftar membom bandara internasional Mitiga yang berbasis di Tripoli.
GNA mengecam serangan itu sebagai "kejahatan perang".
Libya masih dilanda krisis kekerasan sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan terbunuhnya Presiden Muammar Khaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik Libya menghasilkan dua kursi kekuasaan saingan - satu di Al-Bayda dan satu lagi di Tripoli - bersama dengan sejumlah kelompok milisi bersenjata berat.