Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 November 2019•Update: 08 November 2019
Ali Cevad
BASRA, Irak
Setidaknya tiga demonstran tewas saat pasukan keamanan Irakmembubarkan massa dengan tembakan di Kota Basra pada Kamis.
Menurut sumber dari petugas medis, puluhan orang juga terluka akibat peluru tajam.
Setidaknya 260 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka dalam gelombang kedua demonstrasi anti-pemerintah di Irak sejak pekan lalu.
Sementara itu, lebih dari 230 orang tewas dalam gelombang protes pertama pada Oktober.
Irak telah diguncang gelombang protes sejak bulan lalu yang menentang praktik korupsi, tingginya angka pengangguran, dan minimnya layanan dasar.
Menurut Bank Dunia, tingkat pengangguran kaum muda Irak mencapai sekitar 25 persen. Selain itu, Irak juga merupakan negara paling korup ke-12 di dunia.
Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia mengungkapkan bahwa setidaknya 260 orang tewas dan 12.000 lainnya terluka sejak aksi protes dimulai pada 25 Oktober.